29
Des
08

TUTORIAL ANALISIS VALIDITAS & RELIABILITAS

Laboratorium psikologi yang didirikan oleh Wilhelm Wund telah merubah objek formal ilmu psikologi yang dulunya selalu didefinisikan sebagai ilmu jiwa, bergeser pada definisi bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dimana perilaku ini adalah suatu manifestasi dari kejiwaan seseorang. Dengan bergesernya definisi tersebut, dunia psikologi yang dulu tidak pernah “ribet” dengan pengukuran (baca:aliran psikoanalisa Sigmud Freud, Gustav Jung, Ericson, dll)sekarang menjadi khas dengan pekerjaan pengukuran, mulai dari pengukuran atribut-atribut psikologi yang bersifat kognitif (dimulai dengan pembuatan tes IQ Binnet, tes prestasi belajar, dll) sampai dengan pengukuran atribut-atribut non kognitif (kepribadian, motivasi, dan masih banyak lagi). Karena atribut-atribut psikologi tidak mempunyai eksistensi riil dan hanya rekaan teoritis saja (theoretical construct) maka pengukuran atribut psikologi non kognitif ini hanya dapat dilakukan dengan memperhatikan respon sentimentil yang diberikan oleh seseorang terhadap pernyataan-pernyataan atau item-item yang telah disusun berdasarkan konstruk teoritis tersebut (Suryabrata, 1998).

Setelah dilakukan penyusunan alat ukur atau skala psikolog, langkah selanjutnya adalah menguji validitas dan reliabilitas alat ukur tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenahi langkah-langkah dalam penyusunan alat ukur psikologi & rumus apa saja yang dapat digunakan untuk menghitung validitas & Reliabilitas secara manual dapat dibaca pada beberapa buku berikut:
Sumadi Surayabrata, Pengembangan Alat Ukur Psikologi (Yogyakarta:Andi), 1998.
Saifuddin Azwar, Reliabilitas dan Validitas (Yogyakarta:Pustaka Pelajar), 2003.
_______________, Dasar Dasar Psikometri(Yogyakarta:Pustaka Pelajar), 1998.
_______________, Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya (Yogyakarta:Pustaka Pelajar), 2007.

Dalam tulisan ini saya hanya akan fokus pada cara penghitungan validitas & reliabilitas alat ukur psikologi dengan program spss 2005berikut bagaimana cara melakukan interpretasi. Tulisan ini saya buat menanggapi keluhan-keluhan para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas mata kuliah penyusunan skala psikologi. Sebenarnya ada program yang lebih simpel, mudah dan berbahasa Indonesia untuk menghitung validitas dan reliabilitas yaitu SPS Sutrisno Hadi, akan tetapi program ini sangat sulit di dapatkan, sepengetahuan saya hanya Mahasiswa Magister Psikologi dan para Psikolog yang boleh memilikinya. Untuk dowload program spss 2005 kamu dapat download disini
BROTHERSOFT.COM
.
.

CONTOH ANALISIS DENGAN SPSS 2005

Seorang peneliti ingin menguji validitas & Reliabilitas alat ukur Kecerdasan Emosi. Berasarkan pada teori BarOn disusunlah blue print sebagai berikut:

Dari blue print diatas kemudian disusun suatu alat ukur sebanyak 50 item dan di sebarkan kepada 30 subjek. Langkah selanjutnya adalah menghitung validitas dan reliabilitas pada masing-masing komponen atau faktor. Dalam contoh ini saya hanya akan memberikan contoh penghitungan untuk satu faktor saja, anggap saja faktor Orientasi Kognitif (item 1 – 10).

LANGKAH-LANGKAH PENGHITUNGAN:
1. Memasukkan data ke spss
– Klik file – New – Data
– Klik Variabel View (Kanan bawah)
– Isikan nama pada variabel name, misal item 1 untuk menamai item 1 dan seterusnya.
– Klik data view (kanan bawah) isikan data konstruk orientasi kognitif pada kolom yang tersedia.

2. Menyimpan data
– Klik file – save kemudian kasih nama orientasi kognitif pada data tersebut.

3. Pengolahan data
Dalam melakukan analisis data akan sangat lebih baik jika kita melakukan analisis data pada tiap faktor. Dalam contoh ini akan kita lakukan analisis terhadap faktor 1 (Orientasi kognitif), dalam mana datanya adalah nomor item 1 – 10.

– Klik analyze – Scale – Reliability Analysis.
– Pindahkan semua butir yang termasuk dalam faktor- 1 yaitu item 1 – 10 ke kolom – items
– Pada bagian model pilih – Alpha
– Pada bagian Statistic pilih – item, scale, dan Scale if Item Deleted
– Klik Continue
– Klik Ok

Output SPSS
– Hasil output dapat disimpan dengan klik file – save- kemudian beri nama faktor-1.
– Adapun output SPSS yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

MENENTUKAN ITEM-ITEM YANG VALID
Untuk menentukan item-tem mana yang valid dapat dilakukan dengan beberapa langkah:
1. Tentukan df, df=N-2. Karena dalam contoh ini N=30, maka df=28.
2. Cari nilai r dengan taraf signifikansi 5% dengan df 28 pada tabel Nilai r Product Moment. Dengan df 28 dan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai r= 0.361.
3. Lihat nilai corrected item total correlation pada hasil diatas. Jika nilainya lebih besar dari 0.361 maka item valid dan sebaliknya. Sehingga dalam contoh kasus diatas tidak satupun item yang valid, karena nilai r < dari o.361.

ARTIKEL INI JUGA DAPAT DILIHAT DI
SUHADIANTO.BLOGSPOT.COM.

UNTUK MELIHAT TULISAN-TULISAN SAYA DALAM BENTUK MS. WORD, MS. EXCEL, MS. POWER POINT , PDF DAPAT DILIHAT DI
IKAPSI.MULTIPLY.COM.

About these ads

24 Responses to “TUTORIAL ANALISIS VALIDITAS & RELIABILITAS”


  1. Desember 29, 2008 pukul 3:17 pm

    Berapa responden yang ideal untuk diuji validitas dan reliabilitasnya.
    Tahun 2000 saya punya Softwerenya sutrisno hadi (versi lama). Mungkin sekarang ada yang baru. Untuk mendapatkannya saya memang mencari ke rumah beliaunya.

  2. 2 h2dy
    Januari 24, 2009 pukul 2:10 pm

    Maaf buat pak supriyanto saya baru sempat membalas komentar bapak, maklum untuk posting saya masih harus ke warnet he he he. idealnya jumlah responden untuk uji validitas dan reliabilitas adalah sebanyak jumlah sampel penelitian kita dikalikan 10, jadi kalau kita mau melakukan penelitian terhadap 30 sampel, maka subjek yang kita gunakan sebagai uji validitas dan reliabilitas harus 300. untuk program SPS Sutrisno Hadi memang ada yang baru, SPS edisi BL 2005 hanya saja isinya tidak berbeda dengan edisi 2000, cuma pada edisi 2005 BL ini ada versi indonesia dan versi inggris. adapun untuk printout kita tetap harus menggunakan printer yang underdos.

  3. Januari 30, 2009 pukul 5:48 pm

    apakah hasil uji spss dan excel itu sama atau beda?

  4. 4 h2dy
    Februari 4, 2009 pukul 12:57 pm

    Thank, Hera buat komentarnya.
    SPSS adalah program yang khusus digunakan untuk analisis dalam penelitian kuantitatif, semisal untuk uji validitas instrumen atau skala, uji korelasi, uji regresi, uji analisis varian dan lain sebagainya. Sementara program Excel tidak memiliki fasilitas untuk tujuan tersebut diatas….. so SPSS dan Excel…beda banget.

  5. 5 ulil albab
    Mei 3, 2009 pukul 3:59 pm

    mbak mas thx infonya. cz aku juga lagi bingung olah data pk spss. tapi tar klo ada yg bingung lagu aku nanya2 lagi ya. tolong bgt.

  6. 6 Sunarto
    Mei 22, 2009 pukul 3:18 am

    MAS, MAU NANYA KALO UJI REALIBILITAS ITU UNTUK APA, RUMUS DAN LANGKAH-LANGKAHNYA BAGAIMANA? MHN INFORMASINYA, THANK’S YA MAS….

  7. 7 Sunarto
    Mei 22, 2009 pukul 3:21 am

    MAS, APA UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ITU FUNGSI, RUMUS, DAN LANGKAH-LANGKAHNYA SAMA. PENJELASANNYA DONG, SYUKRON….

  8. 8 SHOFIE_EM
    November 6, 2009 pukul 8:52 am

    saya mengerjakan uji validitas dengan cara ototmatik (tangan) VS excel VS SPSS kesimpulannya hasil ototmatik dan excel sama percis.. tapi dengan SPSS beda banget… knapa ya..??? bingung??

  9. 9 zha
    November 18, 2009 pukul 9:32 am

    mas…mau nanya dunks….
    klo nyari r itu gmn yah?agak kurang ngerti nih maklum baru kenal spss
    makasih bantuannya yah mas…:)

  10. 10 deatma
    Maret 31, 2010 pukul 4:19 pm

    langkah selanjutnya untuk mencari relibilitasnya bagaimana?apa ada kiat tertentu agar data dapat menjadi valid?untuk rumus validitas spearman brown d dalam SPSS 12 ada apa tdk?
    soalx yg saya temui cuma alpha, split-halft,guttman,parallel,strict parralel.thank bnyak

    • 11 h2dy
      April 4, 2010 pukul 3:19 am

      Reliabilitas suatu data akan ditentukan oleh heterogenitas suatau data yang diperoleh. semakin heterogen suatu data maka akan semakin reliabel & sebaliknya. Data yang reliabel adalah data yang penyebarannya mengikuti kurve normal. Rmus uji reliabilitas yang biasa digunakan di SPSS adalah rumus alfa, karena rumus ini dianggap paling teliti. Terima kasih telah mampir ke blog saya.

  11. 12 raswaty
    Mei 16, 2010 pukul 8:44 am

    Aslmkm…
    Bisa bantu sya untuk mengukur Validits & reliabilitas tes Frostig gk!???
    Thankz

  12. Juli 12, 2010 pukul 3:27 pm

    apa yang harus peneliti lakukan jika hasil uji validitas dan reabilitas gagal atau tidak valid dan tidak reabel.trima kasih atas bantuanya

  13. 14 sint
    September 15, 2010 pukul 3:50 am

    mas mu tanya donk..
    langkah-langkah mengerjakan spss untuk uji korelasi antara hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan konsumen

  14. 15 deka
    Oktober 4, 2010 pukul 5:53 am

    Siang mas hadi

    Salam
    Saya mau nanya, saya sedang melakukan penelitian tentang pengetahuan, saat ini sedang melakukan uji validitas dan reliabilitas, dan hasilnya tidak valid, yang mau saya tanyakan apakah ada jumlah minimal pertanyaan? jumlah soal saya 10 dan 5, dengan skala dikotomi, benar dan salah. Apakah hal ini memepengaruhi uji validitas, saya menggunakan spss
    Terima kasih

  15. 16 bibit
    Desember 2, 2010 pukul 1:34 am

    mas klo sya mo analisis hasil UTS siswa SD bsa pke spss?

  16. Desember 8, 2010 pukul 3:49 pm

    Numpang tanya boz..kalo rumus analisis seperti korelasi kita masukkan ke excel gmana? bisa ga? masalahnya saya masih gaptek tentang spss tapi kalo ngrubah rumus ke dalam excelnya bisa…kira-kira hasilnya bisa dipertanggung jawabkan tidak di excel?

  17. 18 najmud
    Februari 1, 2011 pukul 6:58 am

    tanya pak, mana lebih mudah menggunakan SPSS dengan SPs

  18. 20 kholis
    April 8, 2011 pukul 3:26 am

    mau tannya maas, mas punya SPS edisi BL 2005? boleh g saya dikirim sofwearnya….trimaksih

  19. Juli 8, 2011 pukul 10:28 am

    kalao skalanya dikotomi apa emang harus pake sps-kr20 dan kr21,?
    apa ga bisa pake spss aja.?
    kalau bisa gimana caranya,?

  20. 22 ayriel
    November 19, 2011 pukul 6:22 am

    mas bisa minta tutorial buat uji validitas dan reabilitas data kuisioner g’?

  21. 23 anit
    Januari 14, 2012 pukul 4:54 am

    mas, cara tau r 0.361 itu dari mana ya?
    makasih

  22. 24 Indah
    Februari 24, 2012 pukul 10:04 am

    Mas, saya mau melakukan penelitian utk skripsi, ambil korelasi, judulnya “Hubungan kebiasaan membaca dgn Kemampuan membaca pemahaman siswa .. . . . . .. . “. instrumennya angket kebiasaan membaca dan tes kemampuan membaca pemahaman siswa. Utk angket pilihan jawabannya selalu, sering, kadang2, tdk prnah, pke skala likert dgn pernyataan favourable dan unfavourable. Utk tesnya ada 27 soal pilihan ganda. Saya pny SPSS 16 mas. Kira2 utk uji validitas, reliabilitas dan normalitas utk ANGKET dan TES (masing2) pke rumus apa mas ya?mohon dibalas..^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


PROFIL PENULIS

Suhadianto, M.Psi, Psikolog Lahir di Lamongan 16 Maret 1983. Kegiatan sehari hari sebagai Dosen di Prodi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya, Guru BK SMP Ta'miriyah Surabaya, Terapis untuk Anak Berkebutuhan Khusus dan sekaligus Trainer For Terapis Autis di Quantum Special Need Training Center Surabaya. MONGGO SILAHKAN BACA TULISAN-TULISAN TERBARU SAYA DI http://www.suhadianto.co.cc

ARSIP ARTIKEL TERDAHULU

Masukkan Code ini K1-89CB9F-A untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: