15
Des
08

PERKEMBANGAN KONSEP DIRI

Proses perkembangan konsep diri tidak pernah sungguh-sungguh berakhir, hal itu berjalan terus dengan aktif dari saat kelahiran sampai kepada kematian sejalan dengan individu tersebut secara terus-menerus menemukan potensi-potensi baru di dalam proses ‘menjadi’ tersebut. Dengan kata lain, untuk memiliki sebuah konsep diri, anak itu harus memandang dirinya sendiri sebagai sebuah obyek yang jelas berbeda dan mampu melihat dirinya dari obyek-obyek lainnya, lalu dia menjadi sadar terhadap perspektif-perspektif lainnya, hanya di dalam cara yang demikianlah dia dapat sadar terhadap evaluasi-evaluasi dari orang-orang lain terhadap dirinya (Burns, 1993:188).

Rini (2004:1) konsep diri terbentuk melalui proses belajar sejak masa pertumbuhan seorang manusia sejak kecil hingga dewasa. Lingkungan, pengalaman dan pola asuh orang tua turut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konsep diri yang terbentuk. Sikap atau respon orang tua dari lingkungan akan menjadi bahan informasi bagi anak untuk menilai siapa dirinya.

Sedangkan menurut Hurlock (1999:238-239) perkembangan konsep diri seseorang dipengaruhi oleh kondisi fisik, tendensi sosial, intelegensi, taraf aspirasi, emosi dan prestise sosialnya. Pengaruh lain datang dari teman-teman dekatnya, keluarganya dan orang-orang yang dikaguminya. Secara umum dapat dikatakan bahwa pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap perkembangan konsep diri seseorang akan tergantung pada penghayatan emosional seseorang terhadap faktor-faktor yang dimilikinya. Bila nuansa penghayatan tersebut cenderung bangga (positif) maka akan berpengaruh terhadap perkembangan konsep diri kearah yang positif pula atau bisa juga sebaliknya.

BUKU BACAAN:
Burns,R.B. 1993. Konsep diri, teori, pengukuran, perkembangan dan perilaku. Jakarta: Arcan

Hurlock,E.B. 1976. Personality development.New York: McGraw-Hill

Rini, F.J. 2001. Penyiksaan dan pengabaian terhadap anak. Jakarta: Team e psikologi (online). http://www.e-psikologi.com/anak/abused. (29 Januari 2004)


KEMBALI KEATAS

ARTIKEL INI JUGA DAPAT DILIHAT DI
SUHADIANTO.BLOGSPOT.COM.

ARTIKEL TERKAIT:

PERKEMBANGAN KONSEP DIRI SISWA
.


0 Responses to “PERKEMBANGAN KONSEP DIRI”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


PROFIL PENULIS

Suhadianto, M.Psi, Psikolog Lahir di Lamongan 16 Maret 1983. Kegiatan sehari hari sebagai Dosen di Prodi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya, Guru BK SMP Ta'miriyah Surabaya, Terapis untuk Anak Berkebutuhan Khusus dan sekaligus Trainer For Terapis Autis di Quantum Special Need Training Center Surabaya. MONGGO SILAHKAN BACA TULISAN-TULISAN TERBARU SAYA DI http://www.suhadianto.co.cc

ARSIP ARTIKEL TERDAHULU

Klik tertinggi

  • Tidak ada
Masukkan Code ini K1-89CB9F-A untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: